Sabtu, 04 Juli 2026

SEMINAR NASIONAL 2026


 

Pekalongan — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sukses menyelenggarakan Seminar Nasional sekaligus Closing Ceremony Islamic Banking Festival (IBF) 2026. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian Islamic Banking Festival yang bertujuan meningkatkan literasi keuangan serta membekali mahasiswa dalam menghadapi tantangan ekonomi dan perkembangan teknologi di era digital.

Kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan dan penampilan tari sebagai pembuka acara. Setelah itu, peserta mengikuti seminar nasional yang menghadirkan dua narasumber dengan materi yang relevan terhadap kondisi saat ini.

Materi pertama disampaikan oleh Bapak Ady Nurrul Khusumo dengan tema “Literasi Keuangan OJK: Waspada Pinjol, Investasi Bodong, dan Judi Online.” Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mengatur, mengawasi, serta melindungi sektor jasa keuangan. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya literasi keuangan, perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, ciri-ciri investasi bodong, karakteristik pinjaman online legal dan ilegal, bahaya penyalahgunaan data pribadi, serta dampak negatif judi online yang semakin marak di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Materi kedua disampaikan oleh Bapak Adhitya Hadi Permana dengan tema “Membaca Peluang dan Menata Masa Depan Ekonomi di Era Perubahan.” Narasumber menjelaskan bahwa di era digital saat ini, ijazah tetap penting, namun harus didukung dengan keterampilan yang relevan. Peserta diajak untuk terus mengembangkan kemampuan seperti bahasa asing, desain grafis, coding, hingga pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI). Selain itu, narasumber menekankan bahwa peluang dapat diciptakan melalui kemampuan menyelesaikan permasalahan dengan memanfaatkan keterampilan dan teknologi, serta pentingnya membangun skill, jaringan (network), dan reputasi digital sebagai bekal menghadapi persaingan global.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai peran OJK, pentingnya pengalaman organisasi dan magang, strategi memanfaatkan teknologi secara bijak, hingga cara mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja di era digital. Narasumber memberikan berbagai masukan dan motivasi agar mahasiswa terus meningkatkan literasi, mengembangkan keterampilan, serta mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pengembangan diri.

Sebagai penutup seminar, panitia memberikan penghargaan kepada narasumber dan melaksanakan sesi foto bersama. Acara kemudian dilanjutkan dengan ice breaking, kuis interaktif, serta pengumuman dan penyerahan hadiah kepada para pemenang seluruh cabang lomba Islamic Banking Festival 2026. Rangkaian kegiatan ditutup secara resmi dengan penuh semangat dan kebersamaan.


Melalui kegiatan Seminar Nasional dan Closing Ceremony Islamic Banking Festival 2026, HMPS Perbankan Syariah berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya literasi keuangan, mampu menghadapi tantangan perkembangan teknologi secara bijak, serta terus mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan untuk meraih peluang di masa depa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERBANKAN BERSUARA 2026

  Pekalongan — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalo...