Rabu, 16 September 2026

RECALL VOL. 2

Pekalongan — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan kegiatan RECALL Vol. 2 pada Rabu, 12 Agustus 2026, bertempat di Danau AlKautsar, Karanganyar. Kegiatan ini diikuti oleh anggota HMPS Perbankan Syariah sebagai wadah untuk merefleksikan perjalanan organisasi sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota.

Mengusung tema “Recall the Journey, Evaluate the Moment, and Grow Together”, kegiatan ini bertujuan untuk mengingat kembali berbagai perjalanan dan pengalaman selama menjalankan kepengurusan. Selain itu, RECALL Vol. 2 menjadi ruang bagi anggota untuk melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan serta membangun semangat bersama untuk terus berkembang.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh anggota mengikuti rangkaian acara dengan antusias dan penuh kebersamaan. Berbagai pengalaman yang telah dilalui selama menjalankan kegiatan organisasi menjadi bagian dari proses refleksi bersama. Melalui kegiatan ini, anggota juga dapat saling berbagi dan memperkuat komunikasi sehingga hubungan antaranggota HMPS Perbankan Syariah menjadi semakin erat.

Kegiatan RECALL Vol. 2 berlangsung dengan lancar dan seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh anggota untuk melakukan perbaikan, meningkatkan kebersamaan, serta membangun semangat baru dalam mengembangkan HMPS Perbankan Syariah di masa yang akan datang.


WORKSHOP DIGITAL COMMUNICATION 2026

 

Pekalongan — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan Workshop Digital Communication dengan tema “Speak, Create, Connect: Strategi Komunikasi Digital untuk Generasi Berdampak” pada Sabtu, 8 Agustus 2026, bertempat di Meeting Room Lantai 3 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan peserta umum sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kreativitas di era digital.

Kegiatan dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan rangkaian pembukaan yang meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne UIN K.H. Abdurrahman Wahid, dan Mars Syubanul Wathon. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Saudari Sofiyatun Hasanah, dan Ketua Umum HMPS Perbankan Syariah, Saudari Rosalia Kartika Damayanti, yang sekaligus membuka kegiatan.

Workshop menghadirkan Sri Rahayu, CPS selaku Founder Garis Bicara, Content Creator, MC, Moderator, dan Voice Over Talent sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan pentingnya membangun personal branding melalui tiga hal utama, yaitu identitas, kompetensi, dan konsistensi. Peserta diajak mengenali diri melalui tiga pertanyaan, yaitu “Aku siapa?”, “Aku bisa apa?”, dan “Aku ingin dikenal sebagai apa?” sebagai langkah awal dalam menentukan citra yang ingin dibangun di dunia digital.

Selain personal branding, peserta juga mendapatkan materi mengenai teknik berbicara di depan kamera, meliputi artikulasi, intonasi, tempo, ekspresi, dan gestur. Narasumber membagikan beberapa cara untuk mengurangi rasa gugup, seperti menyiapkan tiga poin utama tanpa menghafal seluruh materi, mengatur napas dan tempo berbicara, serta memulai dari hal yang paling dikuasai.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi Live Demonstration. Tiga peserta, yaitu Chika, Arina, dan Wahyu, diberikan kesempatan untuk mempraktikkan pembuatan hook bertemakan uang dalam durasi sekitar 20 detik. Setelah praktik, narasumber memberikan umpan balik mengenai pemilihan kalimat, intonasi, ekspresi, dan cara penyampaian agar pesan yang disampaikan lebih menarik bagi audiens.

Setelah sesi pemaparan dan praktik, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada narasumber. Selanjutnya, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti Mini Challenge berupa pembuatan video singkat berdurasi 30–60 detik sesuai arahan yang telah diberikan.

Hasil Mini Challenge kemudian ditampilkan melalui sesi Showcase Video. Setiap kelompok mempresentasikan hasil karyanya dan mendapatkan umpan balik dari narasumber mengenai kelebihan serta hal-hal yang masih dapat dikembangkan. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk menerapkan secara langsung materi komunikasi digital yang telah diperoleh selama workshop.

Sebagai penutup, panitia memberikan reward kepada peserta terbaik dan menyerahkan cinderamata kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. Melalui Workshop Digital Communication ini, HMPS Perbankan Syariah berharap peserta dapat lebih berani berbicara, berkarya, dan membangun koneksi di dunia digital, serta terus mengembangkan rasa percaya diri melalui keberanian untuk memulai.


Rabu, 15 Juli 2026

MEET UP MABA JALUR UM-PTKIN 2026

 

Pekalongan — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Meet Up Mahasiswa Baru jalur UM-PTKIN pada Minggu, 12 Juli 2026, bertempat di Gedung Student Centre. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 20 mahasiswa baru Program Studi Perbankan Syariah dan berlangsung dengan lancar serta penuh antusiasme.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai sarana penyambutan awal bagi mahasiswa baru sekaligus menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara mahasiswa baru dengan kakak pembimbing dari HMPS Perbankan Syariah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru diharapkan dapat lebih mengenal lingkungan perkuliahan, budaya akademik, serta membangun relasi yang positif sejak awal memasuki dunia kampus.

Acara diawali dengan pembukaan secara semi nonformal yang dipandu oleh host sehingga tercipta suasana yang santai dan akrab. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi perkenalan kakak pembimbing yang bertugas mendampingi mahasiswa baru selama kegiatan berlangsung. Pada sesi ini, peserta diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat para kakak tingkat yang siap berbagi pengalaman dan memberikan gambaran mengenai kehidupan perkuliahan di Program Studi Perbankan Syariah.

Setelah itu, peserta mengikuti sesi sharing bersama dalam kelompok masing-masing. Melalui sesi ini, mahasiswa baru dapat saling mengenal, bertukar pengalaman, menyampaikan harapan, serta berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan dunia perkuliahan. Suasana yang hangat dan interaktif membuat peserta lebih percaya diri dalam membangun komunikasi dengan sesama mahasiswa baru maupun kakak pembimbing.

Untuk menambah semangat dan keakraban, panitia juga mengadakan sesi kuis yang diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dalam suasana yang menyenangkan sebelum acara ditutup secara resmi oleh host.

Tujuan utama dari kegiatan Meet Up Mahasiswa Baru jalur UM-PTKIN ini adalah menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat, memperkuat hubungan antara mahasiswa baru dan kakak pembimbing, serta menjadi ruang awal bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan kampus. Diharapkan melalui kegiatan ini, mahasiswa baru dapat lebih siap menjalani kehidupan akademik maupun aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan.

Kegiatan ditutup pada pukul 15.30 WIB dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan kenang-kenangan. Melalui kegiatan ini, HMPS Perbankan Syariah berharap mahasiswa baru jalur UM-PTKIN dapat merasa lebih nyaman, termotivasi, dan memiliki semangat untuk berkembang serta berkontribusi di lingkungan Program Studi Perbankan Syariah.


Sabtu, 04 Juli 2026

PERBANKAN BERSUARA 2026


 

Pekalongan — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Perbankan Bersuara (PERSUA) 2026 pada Kamis, 2 Juli 2026, bertempat di Meeting Room FEBI Lantai 3. Kegiatan ini menjadi forum komunikasi antara mahasiswa dengan pihak Program Studi Perbankan Syariah untuk menyampaikan aspirasi, kritik, serta masukan demi meningkatkan kualitas pelayanan dan proses akademik.

Kegiatan dimulai pada pukul 15.15 WIB dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana dan Ketua HMPS Perbankan Syariah. Selanjutnya, acara dibuka secara resmi melalui sambutan dari Bapak Drajat Setiawan, M.Si. selaku Ketua Program Studi Perbankan Syariah serta Ibu Ulfa Kurniasih, M.Hum. selaku Sekretaris Program Studi Perbankan Syariah. Dalam sambutannya, kedua pimpinan program studi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum aspirasi sebagai sarana membangun komunikasi yang terbuka antara mahasiswa dan pihak program studi.

Memasuki acara inti, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan proses pembelajaran, pelayanan akademik, sistem akademik, serta fasilitas pendukung di lingkungan Program Studi Perbankan Syariah. Berbagai kritik, saran, dan masukan disampaikan secara terbuka dengan harapan dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan di masa mendatang.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan, Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi memberikan penjelasan, tanggapan, serta solusi terhadap berbagai persoalan yang dibahas. Diskusi berlangsung secara interaktif dengan suasana yang kondusif sehingga tercipta komunikasi dua arah yang membangun antara mahasiswa dan pihak program studi. Forum ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan pendapat sekaligus memperoleh informasi secara langsung mengenai kebijakan dan pengembangan program studi.

Kegiatan Perbankan Bersuara (PERSUA) 2026 berlangsung dengan lancar, aman, dan tertib hingga berakhir pada pukul 19.00 WIB. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara mahasiswa dan Program Studi Perbankan Syariah semakin erat, serta tercipta sinergi yang baik dalam mewujudkan lingkungan akademik yang lebih berkualitas, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa.

SEMINAR NASIONAL 2026


 

Pekalongan — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sukses menyelenggarakan Seminar Nasional sekaligus Closing Ceremony Islamic Banking Festival (IBF) 2026. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian Islamic Banking Festival yang bertujuan meningkatkan literasi keuangan serta membekali mahasiswa dalam menghadapi tantangan ekonomi dan perkembangan teknologi di era digital.

Kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan dan penampilan tari sebagai pembuka acara. Setelah itu, peserta mengikuti seminar nasional yang menghadirkan dua narasumber dengan materi yang relevan terhadap kondisi saat ini.

Materi pertama disampaikan oleh Bapak Ady Nurrul Khusumo dengan tema “Literasi Keuangan OJK: Waspada Pinjol, Investasi Bodong, dan Judi Online.” Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mengatur, mengawasi, serta melindungi sektor jasa keuangan. Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya literasi keuangan, perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, ciri-ciri investasi bodong, karakteristik pinjaman online legal dan ilegal, bahaya penyalahgunaan data pribadi, serta dampak negatif judi online yang semakin marak di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Materi kedua disampaikan oleh Bapak Adhitya Hadi Permana dengan tema “Membaca Peluang dan Menata Masa Depan Ekonomi di Era Perubahan.” Narasumber menjelaskan bahwa di era digital saat ini, ijazah tetap penting, namun harus didukung dengan keterampilan yang relevan. Peserta diajak untuk terus mengembangkan kemampuan seperti bahasa asing, desain grafis, coding, hingga pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI). Selain itu, narasumber menekankan bahwa peluang dapat diciptakan melalui kemampuan menyelesaikan permasalahan dengan memanfaatkan keterampilan dan teknologi, serta pentingnya membangun skill, jaringan (network), dan reputasi digital sebagai bekal menghadapi persaingan global.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai peran OJK, pentingnya pengalaman organisasi dan magang, strategi memanfaatkan teknologi secara bijak, hingga cara mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja di era digital. Narasumber memberikan berbagai masukan dan motivasi agar mahasiswa terus meningkatkan literasi, mengembangkan keterampilan, serta mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pengembangan diri.

Sebagai penutup seminar, panitia memberikan penghargaan kepada narasumber dan melaksanakan sesi foto bersama. Acara kemudian dilanjutkan dengan ice breaking, kuis interaktif, serta pengumuman dan penyerahan hadiah kepada para pemenang seluruh cabang lomba Islamic Banking Festival 2026. Rangkaian kegiatan ditutup secara resmi dengan penuh semangat dan kebersamaan.


Melalui kegiatan Seminar Nasional dan Closing Ceremony Islamic Banking Festival 2026, HMPS Perbankan Syariah berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya literasi keuangan, mampu menghadapi tantangan perkembangan teknologi secara bijak, serta terus mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan untuk meraih peluang di masa depa

ISLAMIC BANKING FESTIVAL 2026


Pekalongan — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan sukses menyelenggarakan Islamic Banking Festival (IBF) Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan ajang kompetisi yang bertujuan untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan akademik, serta sportivitas peserta melalui berbagai cabang perlombaan yang melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Islamic Banking Festival 2026 menghadirkan empat cabang perlombaan, yaitu Lomba Infografis, Business Plan, Jurnalistik, dan Futsal. Lomba Infografis dan Business Plan diselenggarakan di Meeting Room FEBI Lantai 3, sedangkan Lomba Jurnalistik dilaksanakan di Ruang Kelas J3.5. Sementara itu, pertandingan futsal berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan dengan suasana kompetitif namun tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Pada cabang Lomba Infografis, Business Plan, dan Jurnalistik, para finalis mempresentasikan hasil karya terbaik mereka di hadapan dewan juri yang kompeten di bidangnya masing-masing. Proses presentasi dilaksanakan secara hybrid, yaitu melalui metode luring (offline) dan daring (online) menggunakan Google Meet. Sistem ini diterapkan untuk memberikan kesempatan kepada peserta yang berasal dari luar kota agar tetap dapat mengikuti perlombaan tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan kegiatan.

Selama proses presentasi, seluruh peserta menunjukkan antusiasme dan persiapan yang baik. Selain memaparkan hasil karya, peserta juga mengikuti sesi tanya jawab bersama dewan juri yang berlangsung secara interaktif. Dewan juri memberikan penilaian secara objektif disertai masukan dan saran yang membangun sehingga peserta memperoleh pengalaman serta wawasan baru yang bermanfaat untuk pengembangan kompetensi mereka.

Di sisi lain, pelaksanaan Lomba Futsal berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat sportivitas. Setiap tim menampilkan permainan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai kerja sama, fair play, dan saling menghormati antarpeserta. Suasana pertandingan yang kompetitif namun kondusif menjadikan cabang perlombaan ini sebagai salah satu rangkaian kegiatan yang berlangsung meriah.

Keberhasilan pelaksanaan Islamic Banking Festival 2026 tidak terlepas dari kerja sama seluruh panitia yang menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Mulai dari persiapan tempat, koordinasi peserta, pengaturan teknis perlombaan, dokumentasi, hingga kebutuhan operasional lainnya, seluruh divisi bekerja sama secara efektif sehingga setiap rangkaian acara dapat berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Secara keseluruhan, Islamic Banking Festival Tahun 2026 berjalan dengan baik dan lancar. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan potensi, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta memperluas relasi antarmahasiswa. Melalui kegiatan ini, HMPS Perbankan Syariah berharap Islamic Banking Festival dapat terus menjadi program unggulan yang memberikan manfaat bagi peserta serta menjadi inspirasi untuk penyelenggaraan kegiatan yang lebih inovatif dan berkualitas pada tahun-tahun berikutnya.

Selasa, 09 Juni 2026

FUN FUTSAL VOL.1

FUN FUTSAL VOL.1

Foto Bersama
Sumber: dokumentasi pribadi

Pekalongan — Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah dan Program Studi Bisnis Digital UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan mengadakan kegiatan Fun Futsal pada Rabu, 6 Mei 2026, bertempat di GOR Centro Kajen. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 19.00 WIB ini menjadi ajang untuk mempererat hubungan antarmahasiswa sekaligus memperkuat semangat kebersamaan lintas program studi.

Kegiatan Fun Futsal diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan rasa kekeluargaan, membangun kerja sama, serta menumbuhkan sportivitas di kalangan mahasiswa. Selain sebagai sarana olahraga dan menjaga kebugaran, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menjalin relasi yang lebih dekat dalam suasana yang santai dan menyenangkan.

Seluruh peserta hadir dengan penuh antusias dan semangat. Sebelum pertandingan dimulai, peserta terlebih dahulu mengikuti sesi pemanasan bersama guna mempersiapkan kondisi fisik serta mengurangi risiko cedera selama bermain. Suasana yang hangat dan penuh keakraban sudah terasa sejak awal kegiatan berlangsung.

Pertandingan futsal berlangsung dengan seru, kompetitif, namun tetap mengedepankan nilai-nilai sportivitas. Tim dari Program Studi Perbankan Syariah dan Bisnis Digital menunjukkan kerja sama yang baik serta semangat yang tinggi selama pertandingan berlangsung. Meski bermain dengan penuh semangat, seluruh peserta tetap menjaga sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi fair play.

Di sela-sela pertandingan, para peserta juga memanfaatkan waktu istirahat untuk berbincang, bercanda, dan melakukan dokumentasi bersama. Interaksi tersebut semakin mempererat hubungan antarmahasiswa sehingga tercipta suasana yang akrab dan harmonis. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat silaturahmi dan membangun komunikasi yang positif antarprodi.

Secara keseluruhan, kegiatan Fun Futsal berjalan dengan lancar, aman, dan tertib tanpa kendala yang berarti hingga berakhir pada pukul 19.00 WIB. Melalui kegiatan ini, hubungan silaturahmi antara mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah dan Bisnis Digital menjadi semakin erat, serta mampu menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas yang lebih kuat di lingkungan kampus.

Sebagai penutup, seluruh peserta melakukan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan kenang-kenangan atas terlaksananya kegiatan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai sarana mempererat hubungan antarmahasiswa sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kampus yang harmonis dan kolaboratif.

RECALL VOL. 2

Pekalongan — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan kegiatan RECAL...