Pekalongan — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan Workshop Digital Communication dengan tema “Speak, Create, Connect: Strategi Komunikasi Digital untuk Generasi Berdampak” pada Sabtu, 8 Agustus 2026, bertempat di Meeting Room Lantai 3 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan peserta umum sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kreativitas di era digital.
Kegiatan dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan rangkaian pembukaan yang meliputi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne UIN K.H. Abdurrahman Wahid, dan Mars Syubanul Wathon. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Saudari Sofiyatun Hasanah, dan Ketua Umum HMPS Perbankan Syariah, Saudari Rosalia Kartika Damayanti, yang sekaligus membuka kegiatan.
Workshop menghadirkan Sri Rahayu, CPS selaku Founder Garis Bicara, Content Creator, MC, Moderator, dan Voice Over Talent sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan pentingnya membangun personal branding melalui tiga hal utama, yaitu identitas, kompetensi, dan konsistensi. Peserta diajak mengenali diri melalui tiga pertanyaan, yaitu “Aku siapa?”, “Aku bisa apa?”, dan “Aku ingin dikenal sebagai apa?” sebagai langkah awal dalam menentukan citra yang ingin dibangun di dunia digital.
Selain personal branding, peserta juga mendapatkan materi mengenai teknik berbicara di depan kamera, meliputi artikulasi, intonasi, tempo, ekspresi, dan gestur. Narasumber membagikan beberapa cara untuk mengurangi rasa gugup, seperti menyiapkan tiga poin utama tanpa menghafal seluruh materi, mengatur napas dan tempo berbicara, serta memulai dari hal yang paling dikuasai.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi Live Demonstration. Tiga peserta, yaitu Chika, Arina, dan Wahyu, diberikan kesempatan untuk mempraktikkan pembuatan hook bertemakan uang dalam durasi sekitar 20 detik. Setelah praktik, narasumber memberikan umpan balik mengenai pemilihan kalimat, intonasi, ekspresi, dan cara penyampaian agar pesan yang disampaikan lebih menarik bagi audiens.
Setelah sesi pemaparan dan praktik, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada narasumber. Selanjutnya, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti Mini Challenge berupa pembuatan video singkat berdurasi 30–60 detik sesuai arahan yang telah diberikan.
Hasil Mini Challenge kemudian ditampilkan melalui sesi Showcase Video. Setiap kelompok mempresentasikan hasil karyanya dan mendapatkan umpan balik dari narasumber mengenai kelebihan serta hal-hal yang masih dapat dikembangkan. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk menerapkan secara langsung materi komunikasi digital yang telah diperoleh selama workshop.
Sebagai penutup, panitia memberikan reward kepada peserta terbaik dan menyerahkan cinderamata kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. Melalui Workshop Digital Communication ini, HMPS Perbankan Syariah berharap peserta dapat lebih berani berbicara, berkarya, dan membangun koneksi di dunia digital, serta terus mengembangkan rasa percaya diri melalui keberanian untuk memulai.